Arsip untuk Desember, 2010

Final AFF di Twitter!

Sepertinya “keramaian” di Twitter terkait putaran final AFF antara kesebelasan Indonesia vs Malaysia lebih dulu daripada di darat! Semenjak tanggal 20 Desember 2010, Twitter telah diramaikan oleh hampir 10.000 twit terkait pertarungan akbar yang seru ini, melalui hashtag #timnas, #GarudaDiDadaku, #InavsMal, #NurdinTurun, dan #PSSI, kita coba untuk melihat bagaimana kait-mengkait antara satu konsep dengan konsep lain sebagaimana ditunjukkan oleh masing-masing twit dari para tweeps di twitland.

Keterhubungan Konsep Semantis terkait Final AFF di Twitter

Baca lebih lanjut

Iklan

Kisah Evolusi Budaya Manusia

Dalam tubuh kita ini terdapat 500 trilyun sel yang masing-masing inti selnya menyimpan 5 milyar bit informasi. Jika kita ber-asumsi bahwa sebuah buku masing-masing terdiri dari 500 halaman, maka tubuh kita merupakan sebuah perpustakaan yang berisi sekitar satu juta jilid buku informasi genetika! Informasi-informasi ini bercerita tentang berbagai “pengetahuan” yang sebenarnya baru kita “ketahui” sekitar 2 atau 3 abad silam. Informasi dalam buku tersebut berisi pengetahuan tentang bagaimana kita mencerna makanan, bersin, tertawa, jatuh cinta, berahi, dalam bahasa biokimia. Menilik penelitian evolusi genetika, maka satu jilid buku tersebut sebenarnya bercerita tentang kehidupan organisme hidup sebelum kita selama jutaan tahun. Tubuh kita adalah perpustakaan sejarah makhluk hidup di planet bumi ini [1].

Saat teknologi modern “mempelajari” informasi yang terkandung dalam perpustakaan hidup tersebut, manusia modern juga ternyata meng-artikulasikan informasi. Gagasan, ide, pemikiran, filosofi, dan berbagai pengetahuan yang lahir dari kehidupan sosial juga terekam dalam apa yang kita ucapkan dan tulis dalam bahasa. Dan kehidupan modern menyimpan semua informasi ini dalam bentuk huruf dan tanda-tanda tekstual. Dalam dunia digital, informasi terkecil ini dipetakan dalam, misalnya, standar elementer 256 karakter ASCII (American Standard Code for Information Interchange). Hasilnya adalah milyaran buku yang ada di rak-rak buku di perpustakaan dan toko buku hingga dalam sel-sel silika hardisk kita sebagai e-book, web-page, dan berbagai format digital lain. Baca lebih lanjut

Iklan