MENGUKUR “SUHU” POLITIK JELANG PEMILU

Dinamika politik tidak dapat dipisahkan dari munculnya  konflik dan ketegangan antar elit politik. Dan istilah “suhu politik” sering kita gunakan untuk mendeskripsikan situasi tersebut.  Kita mengatakan suhu politik sedang tinggi pada saat elit politik saling menyerang,  bantah-membantah dan mulai membangun koalisi yang saling bermusuhan satu sama lain. Demikian pula sebaliknya. Persoalannya adalah bagaimana menjadikan istilah tersebut sebagai sebuah indikator yang terukur dan merepresentasikan kontelasi politik yang sedang berkembang.

nps

Beberapa waktu lalu Bandung Fe Institute membangun sebuah sistem komputasional yang dapat menghasilkan sebuah indeks yang  merepresentasikan  situasi  konstelasi  politik , secara keseluruhan maupun terkait  isu yang spesifik, berdasakan  pemberitaan  di  media daring. Kita menamakannya Newsmedia Processing Suite (NPS), yaitu sebuah sistem cerdas pemrosesan informasi media yang integratif, mulai dari pengumpulan  sumber informasi, pemrosesan, analisa dan visualisasi. Pendeknya,  dengan sistem ini kita dapat dengan mudah melakukan pengamatan, pemetaan dan  evaluasi atas  situasi yang sedang diamati. Bahkan dengan indikator yang tepat NPS dapat menjadi mesin pemberi peringatan dini (early warning system) kestabilan sosial politik di antara aktor-aktor sosial.

suhu

Naik turun “suhu politik” Indonesia (suhu politik maksimum = 1) jelang pemilihan legislatif Indonesia 2014 berdasarkan ketegangan sentimen aktor-aktor politik di Indonesia.

Dengan menggunakan NPS kita membaca konstelasi politik jelang pemilu. Seperti yang ditunjukan pada gambar di atas, trayektori konflik antar elit yang kelihatannya akan semakin meninggi pasca pemilu legislatif. Hal ini kita amati semenjak Pemilu 2004 dan menunjukkan pola persisten yang menarik.

Setelah mengamati selama beberapa waktu belakangan ini, Bandung Fe Institute membuka replay dinamika sentimen politik antar aktor-aktor politik tersebut sebagai videocast yang dapat diakses berikut ini:

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: