PERIHAL

Alkisah tentang sebuah negeri yang bentangannya mencapai seperdelapan dunia, dengan penghuni yang ramah dan beragam sampai si kulit pucat dengan rambut yang juga pucat datang dan membajak hak para keturunannya. Dan tiba-tiba, babad baru negeri itu pun dimulai ketika tanah itu menjadi ibu pertiwi bagi para penghuninya yang tidak lagi harus menyebut diri sebagai  inlander.

Saat ini Inlander memang bukan lagi sebutan, tapi sudah menjadi sikap mental. Sajian kopi santan ini disajikan secara khusus kepada mereka yang bermental koeli. Diminum untuk menajamkan pikiran  dan menambah volume otak agar dapat  melihat berbagai alternatif yang bisa dilakukan untuk ibu pertiwi selain sekedar menaikan TDL dan BBM ataupun kebijakan otonomi daerah dan pilkada langsung.

Terlalu jauh mungkin yang bisa diharapkan dari secangkir kopi ini. Namun kami meyakinkan anda bahwa jajanan ini dibuat orang-orang yang paham betul bagaimana menyajikannya dalam beragam cita rasa yang anda harapkan. Yang pasti adalah saat ini kami sudah terlalu bosan untuk menikmatinya  sendiri. Kami ingin berbagi dan mengajak anda untuk turut serta menikmatinya!

*DISCLAIMER: semua artikel/komentar yang terdapat di blog ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing penulisnya dan tidak atas nama/mewakili institusi manapun.

Komentar ditutup.
%d blogger menyukai ini: